Halaman

Jumat, 05 Oktober 2012

Long Distance Relationship



Hai kawan, pasti kalian pada bosen deh denger yg namanya cinta, cinta, cinta, dan cinta. Kalo ngomongin masalah cinta itu gag bakal ada habisnya deh. Seperti halnya ilmu, kan gag bakal abis tuh..

Kali ini aku pengen membahas masalah Pacaran Jarak Jauh, atau bahasa kerennya LDR (Long Distance Relationship). LDR memang masih marak terjadi di sekitar kita, bahkan LDR dijadikan tren gaya berpacaran remaja.
Pacaran jarak jauh itu dibilang gampang ya gag gampang, tapi kalo dibilang susah ya gag susah. *nah loh gimana tuh! Dipisahkan oleh jarak yang jauh dan pastinya jarang banget ketemu. LDR’er alias para penikmat gaya pacaran jauh jauh ini pasti sering banget kena sindrom GALAU. Apalagi mereka yang sedang dimabuk cinta. Dikit-dikit pengen ketemu, dikit-dikit pengen ngeliat doi. Yaelah.. Pacaran jarak jauh ini memang dibutuhkan tingkat kesetiaan yg overdosis deh. Mereka harus bisa nahan godaan, hahaha. Apalagi kalo udah ngeliat temen kita yang lagi pacaran. Kemana-mana dianterin pacar *dikira supir kale*, mau apa-apa minta pacar *itu pacar apa banker*, mau nonton ngajak pacar, mau hang out sama pacar, ke kampus sama pacar, ke kamar mandi pun suruh nganterin pacar.*Parah*
Nah kalo LDR gimana coba? Kemana-mana dianterin motor *NB kalo punya sih*, mau apa-apa cuma bisa berharap apa yg diinginkan jatuh dari langit *glodaakkk*, mau nonton ngajak boneka pemberian pacar, mau hang out harus nunggu sampek ada yg mau ngajakin jalan. Ngenes gag tuh?
Disini aku punya tips deh buat kalian agar pacaran jarak jauh kalian lancar, yaa setidaknya bisa bertahan 1 tahun-an lah, atau seenggaknya 1 bulan deh. *hahahaha*
1.      Komitmen
Nah ini nih tonggak dari sebuah hubungan. KOMITMEN. Tapi parahnya ini pula lah yang jarang ada dalam sebuah hubungan. Sebelum kamu memutuskan untuk menjalani hidup dengan dia, pastinya kamu sudah memikirkan segala konsekuensi yang bakal kamu terima bukan? Sekarang tanyakan pada dirimu sendiri, “Kenapa aku memilih dia sebagai pacarku?” Kalo jawabanmu karena dia cakep, baik, pinter, cocok satu sama lain, dan kawan-kawannya, itu sih masih sah-sah saja. Tapi bagaimana kalau tanyakan dirimu,”Untuk apa aku pacaran dengannya?” *Nah loh, bingung kan. Memang biasanya pertanyaan ini yang tak pernah kita perhatikan dan alhasil sebuah hubungan akan berakhir dengan kata “BOSAN”. Ya begitulah pentingnya sebuah komitmen. Jadi, jika muncul kesalahpahaman, ingatlah dan kembalilah pada komitmen awal, agar tak mudah untuk mengucapkan kata “Loe Gue End”.
2.      Komunikasi
Ini juga tak kalah penting. Komunikasi yang baik dan rutin, akan mempersempit jarak yang membentang. Di jaman yang super canggih ini, banyak pilihan cara kita untuk berkomunikasi jarak jauh. Pastinya kalian lebih tau deh :) Dengan komunikasi kita akan selalu merasa dekat dengan pasangan kita.
3.      Perhatian dan Kasih Sayang
Ini merupakan bumbu dalam mengolah hidayang yang bernama Pacaran*hahahahha. Sesibuk-sibuknya kalian, jangan sampai lupa menghubungi pacar, walau hanya sekedar sms menanyakan kabar. Karena sebagai seorang pacar, pasti akan sangat senang deh jika dapat perhatian. Jadi tambah sayang deh *dijaminJ
4.      Kepercayaan
Saling percaya mutlak diperlukan dalam sebuah hubungan. Gimana hubungan kita mau awet jika diantara kita aja tak ada yang namanya kepercayaan. Oh ya, hindari yang namanya cemburu yang tak punya amat alias cemburu buta. Cemburu yg terlalu over sangat tidak disukai oleh kebanyakn orang.
5.      Jujur
Seperti kata Radja “Jujurlah padaku,,,,” jujurlah pada pacarmu apapun yang kamu lakukan. Terbuka dengan pacar, akan mempertipis tembok penghalang diantara kalian. Kamu harus tahu ciri-ciri orang berbohong. Salah satunya jika dia berbohong, maka hidungnya akan bertambah panjang. *pinokio
6.      Pengertian
Ini biasanya yang paling susah kita lakukan karena “keegoisan”. Tiap orang memang mempunyai sifat egois, tapi kita harus tahu kadar keegoisan kita. Bayangkan, jika selama pacaran kita gag boleh ini, gag boleh itu, *ini pacaran apa tahanan. Kita harus mengetahui mana yg wajar, dan mana yang tidak wajar bagi pasangan kita.
7.      Jangan terlalu berharap
Nah ini nih jalan keluar yang terakhir,yaaa buat jaga-jaga aja sih. Meski udah usaha mati-matian buat bertahan, kita juga harus realistis! Jika ternyata pacar tersayang harus lepas, so kita gag terlalu down bangetlah. Terima kenyataan aja dah!

      Begitulah sedikit celometanku tentang LDR. Semoga bermanfaat. Jika sakit berlanjut hubungi RSJ terdekat *hahahahaha salam ala galau

Tidak ada komentar:

Posting Komentar