Halaman

Rabu, 03 Oktober 2012

Mengkaji "Surat Kecil untuk Tuhan"



MENGKAJI KARYA SASTRA
“NOVEL SURAT KECIL UNTUK TUHAN”
1.      Sejarah Sastra
Novel Surat Kecil Untuk Tuhan ini ditulis oleh Agnes Danovar pada tahun 2008. Agnes Danovar merupakan seorang sastrawan yang masuk dalam angkatan 2000-an. Ia memulai karirnya sebagai seorang penulis amatir di sebuah blog. Kemudian dengan cepat berkembang menjadi penulis yang mau belajar hingga melahirkan novel online dan 42 cerita pendek yang begitu melekat bagi semua pembaca situs pribadinya.

2.      Teori Sastra
Unsur-unsur Intrinsik
a.      Tokoh dan Penokohan
·         Keke          : tegar, kuat, cerdas, dan sabar
·         Ayah keke  : sabar, kuat, tegar, rela berkorban, penyayang
·         Andi           : tampan, setia, sabar, pengertian
·         Pak Iyus     : jenaka, baik, setia kepada majikannya
·          Sahabat Keke : baik, setia, peduli, suka menolong
·         Kak Kiki      : suka bercanda dan sedikit jahil, suka menolong
·         Angel         : suka mengejek, sombong, angkuh
·         Dr. Adhi     : ramah terhadap pasien
·         Dr. Mukhlis: cerdas, ramah, memberikan yang terbaik
b.      Latar
·         Waktu        : pagi, siang, dan malam hari
·         Tempat      : rumah, sekolah, rumah sakit, villa, Jakarta, Bandung, Singapura
·         Suasana     : menyenangkan, menyedihkan, mengharukan
c.       Alur           : maju
Dimulai dengan perkenalan tokoh, pemunculan konflik, konflik memuncak, penurunan konflik, penyelesaian
d.      Sudut Pandang      : orang pertama pelaku utama
e.      Tema         : semangat hidup seorang gadis dalam berjuang melawan penyakit kanker ganas
f.        Amanat
·         Jangan mudah menyerah dalam menjalani hidup di dunia ini, ketika kita beranggapan hidup kita sulit padahal masih banyak yang di luar sana yang memiliki kehidupan yang lebih sulit, namun mereka menyikapinya dengan lebih tegar
·         Berusaha membahagiakan orang-orang yang kita sayangi selagi kita bisa

Unsur Ekstrinsik
a.      Gaya Bahasa : Mudah dipahami karena menggunakan bahasa sehari-hari
b.      Nilai yang terkandung
·         Nilai Agama
Dalam novel ini terkandung nilai keagamaan yaitu mengajarkan kepada pembaca bahwa kita harus lebih banyak bersyukur dan tidak menyombongkan diri.
·         Nilai Moral
Terkandung nilai moral yang baik, yaitu disaat teman Keke yang yang mengejek dia, Keke tetap diam dan hanya tersenyum dengan ejekan itu, dan saat Keke jatuh sakit teman yang mengejek Keke memberi dukungan kepada Keke untuk tetap bertahan.
·         Nilai Sosial
Saling membantu dan memberi dukungan kepada kawan dan siapapun yang ada disekitar kita.
3.      Kritik Sastra
Novel ini mengajarkan kita tentang arti hidup yang sebenarnya. . Kelebihan dari novel ini adalah dapat membuat pembaca terhanyut dalam kisah yang diceritakan. Kelebihan lainnya adalah kisah yang diangkat dari kehidupan nyata dan sangat menyentuh. Novel ini juga melampirkan beberapa foto perjuangan Keke  dalam melawan kanker ganas hingga foto sahabat-sahabat Keke di pemakaman saat Keke menghadap Sang Pencipta. Novel ini hampir tidak mempunyai kekurangan, Namun setiap karya manusia pasti memiliki kekurangan. Kekurangan dari novel ini adalah masih ada penulisan yang salah dan juga ada penulisan yang kurang menarik dan sulit dimengerti, di antaranya kata-kata penulis yang kadang membuat pembaca berimajinasi lain dalam menafsirkan kata-kata kiasan penulis.
                     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar